Tajaring, kembaran Lovebird asli Indonesia

Tajaring (Psittinus cyanurus)
Burung Tajaring ? Bagi penggemar burung yang berdomisi di luar pulau Kalimantan mungkin ada yang belum mengenal burung Tajaring, yang perawakan sangat mirip dengan Lovebird, dengan nama ilmiah Psittinus cyanurus, masuk dalam keluarga burung Paruh Bengkok, keluarga (family) Psittacidae.

Nama/ Sebutan:
Di Kalimantan burung ini dikenal dengan nama Tajaring, di Sumatra dan Malaysia burung ini dikenal dengan nama Nuri Tanau, Srindit Gajah dan Puling. Dalam bahasa Inggris diberinama sebagai Blue-rumped Parrot.

Penyebaran:
Burung ini ditemukan di pulau Kalimantan, Sumatra, Malaysia, Myanmar, Thailand dan pernah ditemukan di daratan Indochina.

Klasifikasi:
Ordo             :  Psittaciformes
Family          :  Psittacidae
Genus          :  Psittinus
Species        :  Psittinus cyanurus(J. R. Forster, 1795, Malacca)

Psittinus cyanurus terdiri dari 3 subspecies:
  1. Psittinus cyanurus cyanurus
    Psittinus cyanurus cyanurus
    , J. R. Forster, 1795, (Blue-rumped Parrot)
    Penyebaran: Indonesia (Kalimantan dan Sumatra), Myanmar Selatan, Thailand Selatan bagian Selatan terus ke Malaysia Barat, dan pernah ditemukan di daratan Indochina pada abad 19.
  2. Psittinus cyanurus abbotti, Richmond, 1902, (Simeulue Parrot)
    Penyebaran: pulau Simeulue dan pulau Siumat, di Sumatra, Indonesia.
  3. Psittinus cyanurus pontius, Oberholser, 1912
    Penyebaran: pulau Mentawai, di Sumatra, Indonesia.

Postur tubuh burung Tajaring (Psittinus cyanurus) berukuran sekitar 18 cm. Walaupun sekilas mirip dengan Lovebird tapi suara yang dikeluarkan berbeda. Kelebihan burung ini, bisa dimaster dengan suara apa saja, bahkan beberapa burung Tajaring bisa meniru suara "ngekek" nya Lovebird.

beda jantan (kanan) dan betina (kiri)
Di Indonesia, burung ini hidup di hutan hujan Kalimantan dan Sumatra, biasanya di tepi hutan, kebun kelapa sawit dan kelapa, hidup berkelompok dengan ciri khas suara melengking tinggi, kadang-kadang diiringi dengan suara tembakan khasnya. Karena bentuknya yang sekilas mirip dengan Lovebird, sering orang terkecoh dengan penampilan burung ini, tapi begitu mendengar suaranya yang melengking tinggi, barulah orang menyadari bahwa burung Tajaring memang berbeda dengan Lovebird. Burung Tajaring jantan memiliki paruh warna kemerahan, sedangkan betina berwarna hitam. Seperti keluarga Parrot kecil lainnya burung Tajaring ini juga memakan biji-bijian, buah-buahan manis, bunga dan nektar.

Di pulau Kalimantan, salah satunya di Kalimantan Tengah burung ini pernah diikutsertakan dalam kontes atau lomba burung pada kelas Campuran Lokal. Penampilannya di lomba juga tidak mengecewakan, karena di tengah burung-burung lain yang sedang berkicau, burung Tajaring ini pun ikut mengeluarkan kicauan khasnya yang lumayan keras.


source:
- http://animal.memozee.com
- http://ibc.lynxeds.com
- id.wikipedia.org
http://avibase.bsc-eoc.org/species.jsp?avibaseid=AF6AF3CCB796CC34